November 03, 2023

Cara Mencuci Bed Cover Agar Tetap Lembut dan Awet

Cara Mencuci Bed Cover Agar Tetap Lembut dan Awet

Bed cover adalah salah satu elemen penting yang dapat menambah kenyamanan dan estetika ruang tidur. Namun, untuk menjaga kebersihan dan keawetan bed cover, Moms perlu melakukan perawatan yang tepat agar tetap bersih, segar, dan tahan lama. Memiliki bed cover yang bersih dan harum tentu akan membuat tidur lebih nyenyak. 

Kenapa Perawatan Bed Cover Penting?

Bed cover sering terpapar debu, kotoran, dan keringat, yang dapat menyebabkan pembentukan bakteri dan aroma tidak sedap. Mencuci bed cover secara rutin tidak hanya menjaga kebersihannya, tetapi juga meningkatkan kualitas tidur Anda.

Persiapan Sebelum Mencuci

Baca label petunjuk.

Sebelum mencuci, selalu periksa label perawatan pada bed cover. Ini akan memberikan informasi penting tentang suhu air dan jenis pencucian yang disarankan.

Pisahkan bed cover dengan cucian lain.

Bed cover yang berukuran besar dan tebal sebaiknya dicuci terpisah untuk menghindari kerusakan pada mesin cuci dan pakaian lainnya.

Perhatikan noda.

Jika ada noda membandel, sebaiknya Moms bersihkan terlebih dahulu sebelum dicuci. Gunakan pre-treatment atau deterjen khusus noda sesuai dengan jenis noda.

Cara Mencuci Bed Cover

Jangan khawatir, berikut ini adalah tips dan trik mencuci bed cover agar tetap lembut dan awet:

1. Rendaman awal.

Rendam bed cover dalam air hangat dan deterjen selama 30-60 menit. Merendam bed cover ini akan membantu melunakkan kotoran dan memudahkan proses pencucian lho Moms.

2. Pilih mode pencucian yang tepat.

a. Jika Moms menggunakan mesin cuci

Muatan Maksimal: Jangan terlalu penuh agar bed cover dapat bergerak bebas.

Pengaturan: Pilih pengaturan yang tidak terlalu kencang untuk menghindari kerusakan pada kain.

b. Jika Moms mencuci secara manual.

Rendam: Rendam bed cover dalam air sabun selama 15–30 menit tergantung dari banyak noda nya. Sesekali Moms bisa cek apakah noda sudah mulai memudar atau belum ya.

Sikat Perlahan: Gunakan sikat yang lembut untuk menghilangkan noda dan sikat secara perlahan.

3. Pilih Suhu Air yang Sesuai.

Umumnya, kandungan catun dapat dicuci dengan air hangat, sedangkan kain sintetis dan satin sebaiknya dicuci dengan air dingin. Karena menggunakan suhu yang terlalu tinggi dapat merusak serat kain lho Moms.

4. Hindari pemutih.

Pemutih dapat merusak warna dan serat kain bed cover. Gunakan deterjen berwarna atau deterjen khusus untuk pakaian berwarna.

5. Bilas hingga bersih.

Pastikan bed cover terbilas dengan bersih dari sisa deterjen ya Moms. Deterjen yang tertinggal dapat menyebabkan iritasi kulit.

Cara Mengeringkan Bed Cover

1. Untuk bed cover katun dan mikrofiber, sebaiknya jemur di tempat teduh dan berangin untuk menghindari pemudaran warna. Namun jika Moms menggunakan pengering, pilih pengaturan rendah untuk menjaga kelembutan kain nya.

2. Setelah dijemur, segera lipat bed cover agar tidak kusut. Selain menghindari kusut, juga menghindari bakteri menempel pada bedcover.

Jangan biarkan bed cover terlalu lama dalam keadaan basah ya Moms. Karena dapat menyebabkan pertumbuhan jamur dan bakteri lho Moms.

Selain itu ganti bed cover secara berkala meskipun sudah dicuci dengan benar, bed cover tetap perlu diganti secara berkala untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan tidur.

Untuk menjaga selimut tetap lembut dan wangi, Moms bisa menambahkan pelembut dan pewangi pakaian seperti softener SoKlin Pewangi . Salah satu produk unggulan Wings ini merupakan pelembut dan pewangi pakaian yang cocok untuk semua jenis pakaian keluarga.

Share
Related articles